JENEPONTO, serga.web.id – Pelaksana Tugas (PLt) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jeneponto, Nuzuldin Ngallo, ST., MT., terus mendorong peningkatan kesadaran pembayaran pajak dengan mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat dan seluruh aparatur pemerintahan di Kabupaten Jeneponto.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 WITA di Kantor Bupati Jeneponto, Nuzuldin Ngallo menyampaikan pentingnya pelunasan pajak setiap tahun sebagai salah satu sumber pendapatan daerah yang berperan besar dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Jeneponto.
Ia menjelaskan bahwa Bapenda terus melakukan berbagai upaya pelayanan guna memudahkan wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya. Sosialisasi dan koordinasi juga dilakukan kepada para kepala desa, lurah, camat, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta seluruh unsur pemerintahan agar pembayaran pajak dapat berjalan tertib dan tepat waktu.
Menurutnya, kepatuhan membayar pajak akan berdampak langsung pada kelancaran program pembangunan daerah. Dengan meningkatnya pendapatan daerah dari sektor pajak, berbagai program pemerintah dapat dilaksanakan secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

“Pembayaran pajak merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap pembangunan daerah. Siapa lagi kalau bukan kita semua yang mendukung kemajuan Jeneponto melalui kepatuhan membayar pajak,” ujar Nuzuldin.
Selain itu, Bapenda Jeneponto juga mendorong pemanfaatan sistem pembayaran pajak berbasis online. Langkah ini dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada wajib pajak tanpa harus datang langsung ke kantor Bapenda, sehingga proses pembayaran menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.
Nuzuldin berharap seluruh kepala desa, lurah, camat, kepala OPD, serta masyarakat dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kepatuhan pajak. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi kunci untuk menciptakan tata kelola pendapatan daerah yang baik dan mendukung terwujudnya program pembangunan menuju Jeneponto Bahagia.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat melalui pembayaran pajak yang tertib dan berkelanjutan. (Ikbal Nakku)
