JENEPONTO, serga.web.id – Institut Agama Islam (IAI) YAPNAS Jeneponto secara resmi melepas 41 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integrasi Internasional Angkatan II dalam sebuah acara seremonial yang berlangsung khidmat di Jeneponto. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, Pemerintah Kabupaten Jeneponto, serta para orang tua dan wali mahasiswa.
Pelepasan peserta KKN dilakukan secara resmi oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Dr. Aspa Muji, S.S.T.P., M.Si. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi penyelenggaraan program KKN Integrasi Internasional yang dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperluas pengalaman mahasiswa di tingkat global.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program akademik yang memberikan manfaat bagi pengembangan sumber daya manusia dan selaras dengan arah pembangunan daerah.
“Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap program-program IAI YAPNAS Jeneponto selama sejalan dengan visi dan misi pembangunan daerah serta memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Dr. Aspa Muji.
Pada kesempatan yang sama, Rektor IAI YAPNAS Jeneponto memberikan pesan kepada seluruh peserta KKN agar mampu menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, serta cepat beradaptasi dengan lingkungan baru selama menjalankan program pengabdian. Rektor juga mengajak para mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan, pengalaman, dan jejaring internasional.
Program KKN Integrasi Internasional Angkatan II tahun 2026 diikuti oleh 41 mahasiswa yang akan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat mulai 14 Juli hingga 11 September 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar yang terintegrasi dengan lingkungan internasional.
Rangkaian acara ditutup dengan pelepasan atribut KKN secara simbolis oleh Pj Sekda Jeneponto bersama Rektor IAI YAPNAS Jeneponto, dilanjutkan sesi foto bersama sebagai tanda dimulainya keberangkatan para mahasiswa menuju lokasi pengabdian.
(Ikbal Nakku)
