Pangandaran, serga.web.id – Anggota Komisi VI DPR RI, Ida Nurlaela Wiradinata menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan di tingkat pemerintahan dan parlemen. Hal tersebut disampaikan dalam forum bertajuk “Perempuan di Parlemen: Dari Representasi Menuju Transformasi Kebijakan”, Kamis (28/5/2026).
Dalam forum tersebut, Ida menyampaikan bahwa perempuan tidak boleh hanya menjadi pihak yang menerima dampak dari sebuah kebijakan, tetapi juga harus terlibat langsung dalam proses penyusunannya.
“Perempuan tidak boleh hanya menjadi pihak yang menerima dampak dari setiap kebijakan, tetapi harus hadir sebagai pengambil keputusan di dalamnya,” ujar Ida.
Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam penyusunan kebijakan negara menjadi semakin penting di tengah berbagai tantangan global, mulai dari ketegangan geopolitik, krisis iklim, hingga persoalan keamanan manusia. Ia menilai kehadiran perempuan di ruang-ruang strategis pemerintahan dapat melahirkan kebijakan yang lebih adil, inklusif, dan berpihak kepada masyarakat.
Ida juga menekankan bahwa penguatan peran perempuan tidak cukup hanya diukur dari jumlah keterwakilan politik semata. Yang lebih penting, kata dia, adalah bagaimana perempuan mampu menghadirkan perubahan nyata melalui kebijakan yang terintegrasi dan menyentuh kebutuhan masyarakat luas.
Ia menilai perempuan memiliki perspektif dan pengalaman yang dapat memperkaya arah kebijakan publik, terutama pada isu sosial, ekonomi, lingkungan, serta perlindungan masyarakat.
“Karena ketika perempuan diberi ruang untuk menentukan arah kebijakan, yang lahir bukan hanya representasi, tetapi transformasi,” ungkapnya.
Melalui forum tersebut, Ida berharap semakin banyak perempuan terlibat aktif dalam dunia politik dan proses pengambilan keputusan agar pembangunan nasional dapat berjalan lebih setara, partisipatif, dan berkeadilan. (Niti)
